Asiforbaby

Asiforbaby adalah milis yang mensupport ibu-ibu yang memberikan ASI untuk bayinya secara ekslusif selama 6 bulan. Disini tempat para ibu untuk bertanya, sharing dan memberikan support ke para membernya untuk memberikan ASI eksklusif. Seperti yang kita tau, sangat susah bagi para ibu terutama ibu bekerja untuk memberikan ASI eksklusif, bisa jadi karena tidak ada support dari keluarga dan bahkan suaminya, sampai tidak adanya tempat layak dikantor untuk memerah ASI. Disinilah gunanya milis ini untuk memberikan solusi atau support bagi mereka yang sudah ‘hampir’ menyerah.

Tgl. 21 April lalu gw berkesempatan ikutan gathering atau kopdar milis asiforbaby yang baru pertama kali diadakan. Kebetulan kopdarnya diadakan di Cikal yang amat sangat dekat dengan rumah, jadi tambah semangat aja mau datang. Kali ini gw datang kopdarannya cuma berdua aja sama Dashqa karena Arief ada janji sama temannya di daerah Tanah Abang, sedangkan Izqa dah keliatan ngantuk. So dari pada dia rewel mending gw tinggal aja dan kencan berdua sama si adek hehehe….

dari blogfam ketemu di milis asiforbabySewaktu sampe di Cikal ternyata yang datang belum rame tapi pembicara hari itu, dr. Utami Roesli, SPA, MBA, IBCLC sudah hadir. Wuiiihh ternyata ibuk Tami ini on-time D . Waktu mau masuk agak ragu juga karena gw ngga banyak kenal teman² di milis ini tapi ternyataaaa… ada Clodi bersama Agus dan Tera. Ahhh gw lupa kalo ibu satu ini juga member milis malah termasuk yang cerewet deh di milis hehehehe… Jadi tenang deh karena ada teman ngobrolnya.

Akhirnya acara dimulai jam 2 lewat, ibu Tami mulai menerangkan betapa pentingnya ASI untuk seorang anak mulai dari 1 jam pertama kelahirannya, yang proses pelaksanaannya disebut ELO. Ibu Tami mengakui bahwa masih banyak dokter, bidan dan rumah sakit di Indonesia dan Jakarta pada khususnya masih belum melaksanakan proses ELO ini. Walau ada beberapa rumah sakit yang sudah melakukan ELO tapi caranya masih salah.

dr. Tami sedang presentasiSeharusnya ELO ini dilakukan dengan meletakkan bayi yang baru lahir di dada ibunya dan dibiarkan saja sampai si bayi mulai mencari PD ibunya yang biasanya dimulai pada 20 menit kehidupannya. Biasanya si bayi bisa ‘mencaplok’ PD si ibu di 30 menit kehidupannya tanpa bantuan siapapun. Si bayi tetap berada di dada si ibu sampai 1 jam atau sampai si ibu dibawa ke kamarnya, baru kemudian dia dibawa ke ruang bayi untuk dibersihkan Nah, sebagian rumah sakit yang sudah melakukan proses ELO ini umumnya langsung ‘memaksa’ si bayi untuk menyusu ke ibunya begitu dia lahir, padahal saat itu si bayi belum siap sama sekali.

Selain melihatkan video tentang ELO yang diproduksi oleh seorang dokter Swedia (kalo ngga salah), ibu Tami juga melihatkan foto² kelahiran cucunya yang melakukan proses ELO dengan benar. Malah katanya proses lahirannya sangat susah karena tali pusar si anak pendek yang mengakibatkan si anak harus keluar sekalian dengan plasentanya. Setelah si anak diletakkan di dada ibunya, dokter masih harus membersihkan rahim si ibu dengan (maaf) memasukkan tangannya ke dalam untuk memastikan tidak ada plasenta yang tertinggal. Menurut ibu Tami proses itu seharusnya suaakiiitt sekali tapi Alhamdulillah, si ibu tidak merasakan apa² karena dia sudah terfokus kepada anak di dadanya dan si ayah yang lagi meng-adzani anaknya.

Aaahhh betapa beruntungnya anak dan cucunya ibu Tami ini. Seandainya saja gw bisa melakukan hal ini untuk kedua anak² gw *sigh*. Gw ngga tau kapan Arief mengadzani anak² karena begitu lahir dan dilihatkan sebentar, anak gw langsung dipindah ke kotak bayi untuk dibersihkan dan dibawa ke ruangan bayi. Well, at least gw bisa bersyukur karena Dashqa akhirnya bisa rooming-in dengan gw jadi gw bisa jamin kalo dia sama sekali belum tersentuh dengan susu formula.

Oya, ibu Tami juga bilang dia pernah pergi suatu desa di Bantul, Yogyakarta dan melihat bidan melakukan ELO untuk pasien²nya, waahh hebat ngga tuh ternyata bidan di pedesaan sudah ada yang mengerti pentingnya proses ELO ini. Tapi anehnya waktu di kota Yogyakarta-nya sendiri, di sebuah rumah sakit besar mereka malah tidak melakukan proses ini dan sewaktu ditanya oleh dr. Tami, baik dokter dan bidannya bilang kalo mereka belum pernah dengar sama sekali mengenai ELO. Benar² aneh, kok ya bidan di pedesaan bisa lebih ngerti dibanding dokter dan bidan di kota besar. Mereka ini benar² tidak tau atau tidak mau tau yaaa…??

Gw berharap suatu saat nanti semua rumah sakit di Jakarta khususnya dan seluruh Indonesia umumnya bakal melakukan proses ELO ini karena proses ini sangat membantu si anak untuk mendapatkan ASI ekslusif nantinya. Kenapa demikian…? Karena melalui proses ini si anak sudah mempunyai refleks dan mengerti bagaimana menyusui langsung ke ibunya. Sedangkan anak yang tidak melalui proses ini agak susah untuk melakukan ‘Latch On’ karena refleksnya udah tidak ada. Ini pengalaman pribadi gw dengan ke-2 anak gw, terutama Dashqa karena tiap menyusu gw harus membenarkan letak bibirnya supaya dia bisa minum dengan enak dan bibirnya tidak lepas².

Hal ini masih merupakan pe-er untuk kita semua untuk lebih tanggap dan berbicara langsung dengan dokter obgyn atau bidan yang menangani kita selama kehamilan, tentang keinginan untuk ELO. Yang gw tau berdasarkan sharing teman² di milis, RS. International Bintaro udah melakukan hal ini terutama dengan dokter obgyn-nya artis² yang terkenal itu. hehehe sorry ya ngga nyebutin nama, ngga enak aja. Dan mudah²an dengan bertambahnya anggota milis ini, makin banyak ibu² yang tau tentang kebaikan inisiasi dini dan pentingnya ASI untuk sang anak.

Selain membahas ELO, dr. Tami juga membahas ASI yang mana merupakan satu²-nya makanan untuk bayi kita selama 6 bulan pertama baru setelah itu diberi makanan pendamping sambil tetap diberi ASI sampai si anak berusia 2 tahun. Dr. Tami menyebutnya begini, “Susu sapi untuk anak sapi, susu ibu untuk anak ibu”, which is totally true. Beliau juga mengatakan kalo sudah ada salah makna dengan sebutan ASI eksklusif yang diambil dari bahasa Ingris, Exclusive Breastfeeding yang artinya si anak minum ASI langsung dari PD ibunya tanpa bantuan botol, gelas, sendok dan lainnya selama 6 bulan. Tapi karena jatah cuti untuk ibu melahirkan di Indonesia cuma 3 bulan bukan 6 bulan makanya tidak ada cara lain selain harus pakai alat bantu demi si anak untuk mendapatkan ASI saja sampai berumur 6 bulan.

Gw sekarang lagi berusaha untuk memberikan Dashqa ASI saja sampai umur 6 bulan karena gw dulu gagal melakukannya untuk Izqa. Biasa lah takut ASI ngga cukup jadi gw nyetok susu formula di rumah. Ternyata dengan menyetok susu formula ini gw jadi tidak bersemangat untuk memompa di kantor karena dipikiran gw udah terset “Ngga apa² hasil perahan dikit, kan udah ada susu formula di rumah”. Nah pikiran ini yang akan gw hilangkan untuk Dashqa jadi ngga akan ada susu formula untuk adek di rumah.

Sayang waktunya kurang panjang untuk kopdar-an kali ini, mudah²an lain kali bisa punya banyak waktu untuk ngobrol² bersama ibu² lainnya. Foto² diambil dari koleksi milis asiforbaby, hasil jepretan suaminya mbak Yeye.

Nursing apronSetelah presentasi dari dr. Tami selesai, para ibu-ibu menyerbu jualannya moderator yang berupa pernak-pernik asiforbaby seperti pin, slabece (laahh apa ya namanya, gw lupa. Itu lho kain yang nutupin dada anak kalo makan supaya ngga kena baju) dan nursing apron. Gw tertarik dengan nursing apronnya ini karena bakal berguna banget untuk nyusuin di tempat umum seperti mal. Tau sendiri kan kebanyakan mal di Jakarta ini tidak friendly untuk ibu menyusui, kecuali di PIM 2 yang nursing roomnya sangat nyaman tapi kalo wiken kadang suka rame jadi harus ngantri.

Nah dengan nursing apron ini gw bisa menyusui Dashqa dimana aja. Tinggal cari tempat duduk, pasang nursing apron, buka baju (ayoo jangan ngeres yaa..), gendong anak dan langsung nyusuin deeehhh. Easy, simple and comfortable hehehe D

32 comments so far

  1. vi3 May 10, 2007 7:44 pm

    itu kalo pas nyusun pake apron, jadi bayinya dibalik apronnya gituh?

    duh seneng ya bisa punya anak gituh.. vi3 kapan yak?

  2. riz May 10, 2007 9:34 pm

    Emang bener2 takjub ngeliat anak kita baru lahir tru ditaro di dada kita , dia bisa mencari mimi sendiri dan langsung ngelatch duh…ini yg bikin aku nangis part ke 2 Fi ..hiks…hiks…

    Oh ya dirumah kita juga punya apron buat menyusui itu…cuman gag kepake , si Humaira gag betah kalo lagi minum begitu ditutupin palagi kalo udara lagi panas . Untungnya kalo mo nyusuin di depan umum gitu..pasti adalah tempat yg nyaman disini buat menyusui.

    Btw..makasih ucapan dan do’anya buat Humaira yah Fi , and alhamdulillah juga Uni udah sembuh , uni gag kerja..tapi suaminya yg kerja di PTSP ..duh ingat jaman dulu PTSP lagi makmur2 nya , kita juga sering kecipratan rejeki dari si Uni kalo mereka dapat jasprod (bener gag si?).

  3. Holly May 10, 2007 11:03 pm

    Rajinnya fi, bisa ikutan seminar gitu, bisa nambah pengetahuan, tapi info dari erfi gini juga bikin aku yang nggak ikutan juga jadi nambah ilmu

  4. Ossy May 11, 2007 9:46 am

    Wah ini baru info menarik Fi….. ntar aku kl ada baby bakal kontak kamu deh…. cari2 info mo ikutan seminar juga gituuu

  5. erfi May 11, 2007 10:15 am

    @Vi3: Iya Vi3, bayinya dibalik apron. Sebaiknya sih dibiasin dari dia kecil karena kalo udah agak gede katanya si anak malah merasa terganggu dg apron itu. Gw taunya dari Clodi karena Tera ngga mau kalo ‘disembunyiin’ dibalik apron D
    Sabar ya Vi3, smoga akan tiba waktunya untuk Vi3 menimang seorang anak. Jadi sekarang kumpulin info² dulu supaya pas waktunya datang Vi3 jauh lebih siap dibanding gw dulu )

    @Riz: ahhh senangnya yang bisa ngalamin ELO. Disana mungkin udah SOP-nya gitu ya Riz? Untuk menyusui juga gampang ya disana, tempat² pasti nyaman, smoga disini juga bisa menjadi kota yg breastfeeding friendly.
    Aaahhh jasprod itu emang yang paling ditunggu D

    @Holly: aku emang senang datang ke acara kumpul² gitu Hol apalagi yang ada tema edukatif gini. Btw, bukannya kalo di Amrik sana ELO itu udah biasa atau tiap states beda ya?

    @Ossy: Siip deh Os, ntar gw bagiin info² mengenai ELO dan ASI yg kumplit D

  6. ika May 11, 2007 11:25 am

    waduuh ketemu clodi ya fi di sana? seru kayanya ya.. baguslah ibu2 jaman sekarang memang maju2 ya, mau cari info yg terbaik utk anak2nya .. trus dashqa ngantuk nggak fi pas acara itu? P

  7. clodi May 11, 2007 11:40 am

    khihihi.. dah di-release nih critanya..
    senang yah ikutan milis itu.. orang2nya supportif banget.. ga jauh beda ama di blogfam… =)

    ikutan ngurus di AIMI juga nga mbak? filenya ga bisa2 in aku donlod.. (
    anyway, tera rambutnya udah mulai numbuh looooh.. tapi curiganya jadi kriting!!!! nurun bapaknya…. khihihihi…..

    btw, bagus pisan layout barunya..
    kereeeen….

  8. yaya May 11, 2007 12:31 pm

    Jelas dan detil banget mbak ulasannya. Catet aaah buat nanti kl udah punya anak. Meanwhile cari calon bapaknya dulu kali yaaa, hihihi )

  9. Ida/bundanyaarkan May 11, 2007 3:00 pm

    Posting yang menarik sekali … )
    Insya Allah buat tambahan referensi kalo aku dikasih kesempatan lagi kasih Adik buat Arkan.

    Niwei, empat thn lalu, ASI exclusive itukan msh sampe bayi 4 bln. Alhamdulillah aku bisa D
    Cuma salahnya abis itu langsung rada nyampur (dgn susu formula) krn produksi ASIku udah gak ngejar konsumsinya Arkan:(

    Cubit gemezhh.. pipinya Izqa ah….. D

  10. Dian May 11, 2007 6:21 pm

    Ceramahnya ibu Utami itu mirip ceramah suster dari bagian kebidanan rs disini. Isinya persis sama, cuma yang beda itu hanya penekanan asi itu bukan hanya hak si baby, tapi hak si ibu juga mau ngasih ato engga. Kalo disini mah mau ngasih syukur kalo ngga ngasih juga ga kenapa2.
    Makanya pas Liv baru aja lahir gw lgs ditanya ini asi ato bukan? Pas gue bilang asi langsung Liv ditaro didada gue, dan tanpa babibu lagi dia langsung mencaplok hehehe..
    Gue sendiri bersyukur banget bisa ngasih ASI, ga hanya supaya anak gue sehat, tapi ada kedekatan emosional anatar gue dan Liv yang ga bisa gue ceritain. (tapi ibu2 yang lain pasti ngerti apa maksud gue).
    Sukses dengan ASI buat Dashqa ya…

    Ciao

  11. Belutz May 11, 2007 11:24 pm

    ikut milis itu bisa dapet jodoh ngga yah? hihihihihihi

  12. astri May 12, 2007 7:25 am

    soal nursing cape, deema skarang dah gag betah… dulu jaman masih awal-awal sih dieeeem.. skarang? woaaaah, dia kepengennya nenen sambil liatin pemandangan sekitar termasuk ngeliatin kakaknya maen… woehehe.. D

    jadi skarang kalow lagi jalan-jalan, bukan pake nursing cape lagi, tapi bener-bener cari tempat mojok trus tutup kaen biasa.. untungnya orang sini kan cuwek gag demen ngeliat-liat.. D

    iya yah, dulu izqa mulei maem 4 bulan yah… inget tuh dulu, mo bilang ke erfi tapi gag enak, lha wong bukan anak gw ko… ntar dianggep sok pinter lagih… D

    bagus tuh kalow di endonesah dah mulei digalakkan asi sampe 6 bulan… lagian susu formula kan buang-buang duit aja ya fi, mendingan ditabung buat pendidikan anak… )

    yawes, mudah-mudahan sukses yah asi for dasqanya )

  13. erfi May 12, 2007 8:19 am

    @Mbak Ika: Tidur mbak, nyenyak banget malah. Padahal bayi² yang lain pada koor nangis dan teriak, Dashqa anteng aja tidur di dadaku dengan babybjorn-nya P

    @Clodi: Iya Clod, aku ikut bantu² AIMI dibagian web-nya. Masa sih Clod? Aku ngga masalah tuh nge-donlod filenya. Mungkin koneksi inetnya pelan kali tapi kalo mau nanti aku imelin deh. Kasih tau aja mau file yang mana, ok. )

    @Yaya: Ayooo, semangat cari bapaknya calon anak² D

    @Ida: Iya Da, dulu emang sempat sampai 4 bulan aja tapi kalo ngga salah tahun 2000-an sebenarnya udah digalakkan lagi ASI sampe 6 bulan tapi belum banyak yang tau.

    @Dian: Wah enak disana ibu dikasih pilihan. Disini susahnya kalo ibu mau ngasih ASI saja untuk anaknya sering ditolak karena kebanyakan RS udah ‘dititipin’ susu formula oleh produsennya. Jadi harus kita sebagai orang tua anak yang ngotot²-an untuk ngasih ASI ke anaknya selama di RS.

    @Andi: wah kalo ikut milis ini mah isinya ibu² semua Ndi. Eh btw, Yaya lagi nyari bapak utk calon anak²-nya tuh hihihihi P

    @Mbak Astri: Hehehe iya mbak, aku dulu juga udah mau ngasih ASI aja tapi ya itu orang rumah pada bilang gimana kalo aku kerja dan ASI perasan ngga cukup kan kasian Izqa. Makanya akhirnya nyetok formula deh tapi sekarang no way. Aku udah wanti² orang rumah untuk ngga ngasih apa-apa selain ASI perasan. Doain bisa ASI aja sampe 6 bulan ya mbak D

  14. kiky May 12, 2007 10:30 am

    kebetulan mantu Bu tami itu temen kantor gue (tapi sekarang udah reaign siy…) emang dulu doi sempet ngga PD dan males juga mau ASI exclusive, tapi salut ya ama ibu tami ini, ngga pantang menyerah kampanye nya…

  15. kiky May 12, 2007 10:31 am

    oh ya lupa, punya siy nursing apron…”tarodimanaya???” abis banjir ilang keknya…huhuhu…padahal bisa dipinjemin ya…hihihi

  16. riani May 14, 2007 9:46 am

    kemaren udah ragu tuh.. ikut ga ya.. ikut ga ya.. secara bebi nya blm keluar ) )

    ternyata seru jg yaa…..

  17. shendy May 14, 2007 10:31 am

    seru banget ya Fi, wah banyak ilmu2 baru yang mesti gw pelajari neh he..he.. moga2 ntar kalu dikasi anak lagi, gw tanya2 loe deh ya ) Nursing apronnya lucu juga tuh, wah jaman gw dulu koq gag tau ya ada peralatan begitu..;(

  18. heni May 14, 2007 11:08 am

    Thanks for sharing ya Fi…:). Bagus banget tulisannya. Informatif. Apalagi aku udah harus siap-siap menyambut kelahiran si baby ini..;).

    Thanks ya ucapan met ultahnya untuk mas Dadit ) .

  19. eva May 14, 2007 3:31 pm

    Wah bagus bener nih infonya. Rajin ya mamanya izqa-dasqa ngikutin seminar. Anakku ga bisa tuh kalo nenen ditutupin semua serasa gerah kali ya. Jadi cukup pake selampai aja nutupinnya )

    Pakabar Fi, sorry baru berkunjung kenegaraan nih tadi sempet baca2 juga file2nya. Sun sayang buat izqa dan dasqa ya.

  20. santi May 14, 2007 8:01 pm

    Postingan yg bagus banget, Fi D . Salam kenal ya.

  21. widi May 15, 2007 8:06 pm

    Bagus tuh mba erfi masuk milis asiforbaby, karna jaman sekarang banyak ibu2 udah ngasih susu formula ke bayinya padahal sayang kan Asinya…
    Iya saya juga banyak menyesalkan pihak rumah sakit yg ngga ngasih ELO ke ibu yg baru melahirkan, alasanya macam2. Saya jg ngga ngalamin gt, tapi kakak saya ngalamin jd ngga mesti kok. Yah saya harap pihak rumah sakit jg membantu untuk menggalakan Asi ekslusif biar bener2 murni ya…

  22. Lili May 16, 2007 1:32 pm

    Hidaup Dasqa, hidup mamah Erfi… Insya Allah Ummi mau ikutan milis ini, terlambat taunya, jadi gak bisa ikutan kemarin di Cikla padahal deket yaa..
    Aku juga berusaha utk ASI ekslusif nih, doain yaa Fi.

    Apron utk nyusuin di tempat umum bisa di beli dimana ya?
    Ganbate ne utk semua ibu2 yg memberikan ASI ekslusif..
    utk ELO, kemarin di RSPI, aku di lakukan proses itu, di taruh di dada pas baru lahiran, Fawwaz jg dulu begitu, dr aku dr karmini. Tapi sayangnya, si bayi tidak di suruh cari sendiri puting ibu, malahan suster yg menyodorkan langsung puting aku ke bayi… waaa salah yaa… berarti dokter dan suster2 di indo umumnya perlu ilmu ELO ini Fi…
    wah jadi panjang lebar ginih yaa

  23. yanti May 16, 2007 2:00 pm

    aduh iya bener Fi, kalo udah gede si anak malah bete dengan apron itu ya..
    *bisa bayangin Naila kecil yg sering ngamuk itu* D

  24. Rika May 16, 2007 3:56 pm

    *sigh*

    jadi pengen punya bayi lagi…

  25. Shanty May 23, 2007 1:36 pm

    Thanks Erfi ulasannya tentang asiforbaby! Emang milis itu bikin kita “addicted” banget ya! )
    Sayang kita gak sempat ngobrol banyak di Cikal.. tapi nanti Insya Allah akan ada kesempatan lagi, secara erfi kan juga akan aktif di AIMI )

  26. Ubikan May 24, 2007 8:25 am

    Erfi sorry yah baru mampir.
    Gimana Dazqa kabarnya ? Udah tambah gedeh & montok yah..
    Wong pake ASI mulu sih yaa..

    Salam buat Izqa yahh ..
    Gw tgl 4 Jun, udah balik ..

    Kapan bisa ketemuan, gw ora iso malem2 .. udah males jalannya soalnya.. Apa elo udah masuk kantor ??

  27. Juju May 28, 2007 4:11 am

    hah ada nursing apron, kreatip bgt ya..
    gw tuh nyesel deh ga ASI ke C, cuma beberapa mgg doank, kayanya kurang pengetahuan atau makanan gw yg salah,hix hix..

    smoga sukses ya ASI 6 blnnya buat dashqa

  28. Rara June 20, 2007 10:42 am

    Mom mau nanya ni..? nursing apronnya djual online ga ya? saya tertarik tapi saya ada di bandung kalau bisa harganya brapa ya Mom?

    Thx a lot

  29. YuKa--uMiNa sYaMiL August 2, 2007 4:11 pm

    Iiihhhh..Blognya bagus deh..Buat arsip seumur hidup seru ya mba..

    Hidup ASI
    Hidup Pejuang ASI !!

  30. ra-3n August 30, 2007 4:24 pm

    Tau gak? aku kan pengin ELO buat my baby, tapi tanggapan bidanku kok gituuu yahh..(maksudnya malah menganggap aku menggurui, gak tau ttg kesehatan dibanding dia-saat aku bilang pengin ELO n bilang kalo melahirkan itu sakitnya tiada tara). Aku tau itu dan aku mencoba untuk siap mental, apalagi anak pertama. tapi tanggapannya itu lho bikin aku sedih bgt.gimana yah…aku kan udah pindah bidan n dokter 4 kali. nggak ada yang bisa nampung aspirasiku. bener juga sih katanya tenaga medis adalah pendukung utama dari program tersebut, tapi entah kenapa masih juga banyak yang nggak ngerti!!!!Gimana dong solusi buat aku, tinggal 2 bulan lagi nih si dede meluncur…

  31. Diva February 18, 2008 6:04 pm

    Diva masih minum ASI kok, walo dah 11 bulan neh

  32. ira August 11, 2008 11:10 am

    Ada yang bisa bantu ….

    Saya seorang ibu yang mempunya bayi berusia 9 bulan,

    Saya memberikan ASI ekslusif sampai dengan usia 6 bulan dan sampai sekarang pun masih memberikan ASI, walaupun saya bekerja.

    Tapi kenapa ya sejak memberikan MP-ASI, ASI yang keluar jadi berkurang, berkurang disini dalam arti, biasanya sekali memeras ASI saya dapat sampai 150 – 200 ml, tapi sekarang untuk mendapatkan 150 ml sekali meras saja saya sangat kesulitan…

    Ada solusi ga….

Leave a comment

Please be polite and on topic. Your e-mail will never be published.